Menepuk Pundak Orang Sholat Untuk Menjadi Makmum, Apakah Perlu?

- Kamis, 2 Maret 2023 | 09:53 WIB
Hamid Fahmi bin Hamid Assegaf jelaskan tatacara sholat berjamaah (screenshot twitter Rabithah Alawiyah Official)
Hamid Fahmi bin Hamid Assegaf jelaskan tatacara sholat berjamaah (screenshot twitter Rabithah Alawiyah Official)

KhazanahImani.com - Sholat berjamaah atau bersama-sama memiliki pahala yang jauh lebih besar daripada sholat sendirian.

Sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Umar, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda,

صَلاَةُ الْجَمَاعَةِ أَفْضَلُ مِنْ صَلاَةِ الْفَذِّ بِسَبْعٍ وَعِشْرِينَ دَرَجَةً

“Sholat berjamaah lebih afdhal (lebih utama) daripada sholat sendirian sebanyak 27 derajat.” [HR Bukhari dan Muslim]

Baca Juga: Ratu Balqis yang Masih Kafir pun Ternyata Memakai Pakaian yang Sopan!

Biasanya, seorang muslim yang ingin mendapatkan pahala sholat berjamaah, akan datang ke masjid di awal waktu untuk bisa mendapatkan besarnya pahala ini bersama dengan muslim lainnya.

Namun, bagi yang terlambat, biasanya akan mencari orang lain untuk melaksanakan sholat berjamaah, atau “ikut berjamaah” kepada orang lain.

Mengenai hal ini, biasanya orang yang ingin bermakmum kepada orang lain akan menepuk pundak orang tersebut saat sholat. Perlukah hal ini dilakukan?

Diungkap oleh Habib Fahmi bin Hamid Assegaf, bahwa hal itu tidak perlu dilakukan.

Cukuplah bagi seseorang untuk berniat menjadi makmum atau berniat berjamaah kepada orang yang ingin ia jadikan imam, tanpa perlu menepuk pundak orang sholat tersebut.

Baca Juga: Habib Novel Ungkap Pahala Bacaan Sholawat Shallallahu Ala Muhammad, Bisa Melihat Rasulullah Dalam Mimpi!

Justru, menepuk pundak orang sholat itu akan mengganggu orang lain.

Lantas, jika tidak menepuk, bagaimana cara orang itu mengetahui bahwa kita ingin bermakmum?

Meskipun imam tersebut tidak mengetahui bahwa ada yang berjamaah dengan dia, sholat dari orang yang menjadi makmum tanpa menepuk pundak itu tetaplah sah.

Halaman:

Editor: Muhammad Mustofa Syafiq

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X