Tentang Hari Syak Bulan Sya’ban Dalam Pandangan 4 Madzhab

- Senin, 16 Januari 2023 | 13:17 WIB
hari syak dalam bulan sya'ban (Pixabay/Mohamed Hassan/khazanahimani.com)
hari syak dalam bulan sya'ban (Pixabay/Mohamed Hassan/khazanahimani.com)

KhazanahImani.com - Mari mengetahui beberapa pendapat madzhab mengenai hari syak yang ada dalam bulan Sya’ban.

Pendapat-pendapat ini dikumpulkan oleh KhazanahImani.com dari Fiqih Islam wa Adillatuhu.

Madzhab Hanafi
Hari syak adalah hari terakhir bulan Sya'ban (tanggal 30) apabila cuaca mendung, sehingga diragukan apakah hari tersebut masuk bulan Ramadhan atau bulan Sya'ban.

Madzhab Maliki
Hari syak adalah tanggal 30 Sya'ban apabila cuaca mendung pada malam tanggal 30 tersebut dan hilal Ramadhan tidak terlihat.

Jika langit cerah, berarti hari itu bukan hari syak, sebab jika hilal Ramadhan belum terlihat, maka hari tersebut masih dalam bulan Sya'ban secara pasti. Pendapat ini senada dengan madzhab Hanafi.

Baca Juga: 18 Faidah dan Manfaat Puasa Untuk Jasmani dan Rohani, Diulas Dalam Kitab Fiqih yang Fenomenal

Madzhab Syafi'i
Hari syak adalah tanggal 30 Sya'ban pada saat cuaca cerah apabila telah tersebar isu di tengah masyarakat bahwa pada malamnya hilal sudah terlihat.

Madzhab Hambali
Hari syak adalatt tanggal 30 Sya'ban jika pada malamnya tidak terlihat hilal padahal langit cerah, tidak ada penghalang (misalnya mendung atau debu); atau jika yang bersaksi telah melihat hilal adalah orang yang tidak dapat diterima kesaksiannya karena kefasikannya dan sejenisnya.

Editor: Muhammad Mustofa Syafiq

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X